HomePadang Panjang

Rem Blong, Truk Crane Hondoh 4 Mobil di Lembah Anai, Berikut Data Kendaraan dan Korban

Selasa, 01 Agustus 2017
Rem Blong, Truk Crane Hondoh 4 Mobil di Lembah Anai, Berikut Data Kendaraan dan Korban
Truk Crane hondoh 4 mobil di Lembah Anai

PADANG PANJANG - Diduga akibat mengalami putus rem , sebuah mobil truk bermuatan Alat Berat Crane menabrak dan menyeret 4 unit mobil dari arah yang berlawanan. Kecelakaan naas tersebut terjadi di daerah Silaiang Bawah, Padang Panjang, tepatnya di turunan Bukit Bunga tak jauh dari Kopel Semen Padang, Selasa (01/08) sore.

Satu unit mobil crane dengan nomor polisi B 9395 XFZ, diduga mengalami rem blong dan menabrak empat unit mini bus yang berada di depannya. Salah satunya terdapat mobil dinas dari daerah Kabupaten 50 Kota dengan nomor polisi BA 10 C.

Salah satu korban, Apiz, pengemudi mobil APV dengan nomor polisi BA 1594 BH mengaku kaget dengan kejadian itu. Sebab mobil yang ia kendarai berada di belakang mobil lainnya dan tiba-tiba tampak mobil crane melaju dari arah berlawanan.

Informasi sementara, 4 korban telah dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang dan tengah mendapatkan penanganan medis.

Berikut data-data korban yang berada di RS Yarsi Ibnu Sina Padang Panjang ;

3 korban adalah penumpang mobil travel jenis AVP yaitu:
- Yarma, (53), mengalami luka lecet alamat Kampung Manggis .
-Yeni Febrianti, (32), luka jahit.
- Arnedi, (35), alamat Tambangan, mengalami patah tulang bagian bahu.

Seorang Sopir mobil AVANZA BA 1082 BN
- Hanjaya Putra, (22), mahasiswa Manajemen Unand, yang tujuan hendak ke Payakumbuh.

Pengendara APV BA 1594 BH, yakni Muhibul (31) serta penumpang Azwir (65), Lisa (27), Lina (23) dan Apiz (25) mengalami luka ringan dan trauma.

Sementara itu, sopir crane masih dalam pencarian karena diduga kabur setelah kejadian itu.

Dilaporkan, hingga saat ini proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Satlantas Polres Padang Panjang dibantu masyarakat sekitar, memberlakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi kemacetan panjang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media dari saksi yang juga korban dalam kejadian tersebut, Apiz 25 tahun, dirinya sempat melihat laju mobil crane yang tidak di jalurnya.

"Tadi waktu di pendakian, saya melihat mobil crine sudah melawan arus, seingat saya tadi di depan saya ada mobil APV dan di depannya lagi mobil Avanza, lalu mobil Innova di belakang kami," ujar Apiz pengemudi APV.

"Lalu karena crine sudah jalan melawan arus, mobil Avanza yang di depan terhenti dan mobil crine menghantam mobil Avanza dan APV yang di depan kami, saat itu saya reflek banting stir ke kanan meskipun akirnya APV yang terseret di depan saya juga menghamtam mobil saya, dan akhirnya bagian kiri mobil saya juga terjepit di mobil crane," tutur Apiz.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi lalulintas sempat mengalami kemacetan, nampak anggota Polres Padang Panjang yang mengatur lalu lintas secara buka tutup. (Putra/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI


[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber