Home - Pilkada

KPU Sawahlunto Optimis Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2018 Lebih Tinggi

Minggu, 13 Agustus 2017

KPU Sawahlunto Optimis Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2018 Lebih Tinggi Ilustrasi KPU

SAWAHLUNTO - Ketua KPUD Kota Sawahlunto Afdhal,SE mengatakan Partisipasi masyarakat dalam Pilkada Kota Sawahlunto 2018 akan lebih tinggi.

"Kita targetkan partisipasi pemilih naik di atas angka 80% pada Pilkada serentak tahun 2018, hal ini mengingat bertambahnya jumlah permilih pemula pada Pilkada serentak tahun depan," kata Ketua KPUD Kota Sawahlunto Afdhal,SE di Kantor KPU Sawahlunto, Sabtu (12/8/2017)

Berdasarkan data KPUD Sawahlunto: Pemilih Pilgub 2015 43.248. Prediksi Jumlah Pemilih Pilwako 2018 44.117. Estimasi Pemilih Pemula 3,5-5%. Sedangkan Partisipasi Pemilih Pilwako 2008; 78,81%, 2013; 75,74%. Target 2018; 75,75%. Dan Partisipasi Pilgub 2010; 54,54%. 2015; 53,07%.

Ketua KPU Sawalunto menjelaskan "Pada Pilkada 2015 jumlah pemilih tercatat pada DPT sebanyak 43.248 orang di prediksi jumlahnya akan bertambah sekitar 1000 orang lagi di tahun 2018, karena rentang tahun antara 2015 ke 2018 berjarak 3 tahun, rentang yang cukup lama ini membuat tumbuhnya angka pemilih baru," sebut Afdhal.

Ia juga mengatakan untuk mengejar target partisipasi pemilih diatas 80% pihak KPUD akan menggencarkan sosialisasi di setiap sektor.

Menurutnya, KPU Sawahlunto akan terus menggiatkan sosialisasi di setiap Desa/kelurahan, kemudian dilanjutkan ke sekolah-sekolah. "Meskipun KPU pusat hanya menargetkan 77,5%, namun kita harus berusaha optimal untuk mengejar target partisipasi pemilih di atas itu," ungkap Afdhal.

Selain itu Afdhal menyampaikan KPUD Sawahlunto telah memiliki rumah pintar sebagai tempat simulasi untuk kelompok pelajar, majelis taklim dan kelompok masyarakat lainnya.

"Sosialisasi tersebut akan melibatkan seluruh unsur penyelenggara di setiap tingkatan mulai dari Desa/Kelurahan, yang akan melibatkan PPS untuk menyentuh masyarakat akar rumput hingga tingkat PPK Kecamatan," ujarnya.

Terkait tahapan Pilkada, Afdhal mengatakan, akan dimulai pada bulan Januari 2018 mendatang. Pada tanggal 1-7 Januari 2018 merupakan penerimaan berkas Bacalon Walikota, kemudian dilanjutkan dengan verivikasi pada tanggal 8-9 dan penetapan Calon Walikota pada 12 Februari 2018 mendatang.

Sementara untuk pendanaan penyelenggaraan Pilkada Sawahlunto 2018 pihak Pemko telah melakukan penandatangnan NPHD untuk KPUD pada 24 Juli lalu. "Total dana hibah yang kita terima sebanyak Rp10, 7 milyar, dan telah dimasukkan dalam APBD, di cairkan dalam dua tahap, tahap I telah di cairkan sebanyak Rp 2 milyar sedangkan untuk sisanya di realisasikan pada Januari 2018," tutup Afdhal. (Warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

facebook twitter google+ whatsapp linkedin pinteret email


[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]




ISI OPINI DAN KOMENTAR ANDA:
REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber