HomePadang

Tragis, Pemuda Asal 50 Kota Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar Mandi di Padang

Rabu, 06 September 2017
Tragis, Pemuda Asal 50 Kota Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar Mandi di Padang
Randa (25) saat diotopsi di RS Bhayangkara Padang

PADANG - Usai kembali dari kampungnya Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, (Sumbar) Randa (25) ditemukan bersimbah darah dalam kamar mandi rumah majikannya sendiri, di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (5/9) sekitar pukul 06.30 WIB.

"Saat hendak kekamar mandi, saya dikagetkan dengan adanya Randa yang terduduk lunglai memegang lehernya yang sudah bersimbah darah," ucap Maidar Lisa (31), pemilik rumah.

Lebih lanjut dijelaskan wanita yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ayam goreng ini menjelaskan bahwa usai melihat kejadian tersebut, dirinya langsung berteriak meminta pertolongan.

"Saya langsung berteriak hingga menimbulkan kegaduhan, kontan saja suami saya datang dan langsung meminta pertolongan warga dan membawa korban yang masih hidup kerumah sakit dengan mengendarai becak motor miliknya," jelasnya.

"Saat sampai dirumah sakit inilah baru diketahui bahwa korban sudah meninggal dunia akibat dari banyaknya darah yang keluar. Usai kejadian tersebut suami saya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lubuk Begalung," sambungnya

Sementara itu Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Indra Junaidi, membenarkan adanya peristiwa tersebut, namun pihaknya belum dapat memastikan apa motif dari kejadian ini.

"Kami belum dapat memasikan apakah akibat dari pembunuhan atau bunuh diri, makanya dengan dibantu tim identivikasi Polresta Padang, kami sudah melakukna olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari tempat kejadian ini sudah kami sita barang bukti berupa 1 unit pisau potong ayam, 1 unit pisau dapur, 2 unit hp serta 1 buah celana dalam yang diduga milik korban ditempat kejadian," jelas Indra.

Indar Junaidi juga menjelaskan bahwa saat ini jenazah korban sudah dipindahkan dari rumah sakit tentara Dr. Reksodiwiryo ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar guna dilakan visum.

"Saat ini korban sudah kami pindahkan ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakuan visum agar dapat diketahui akibat dari kematian korban, apakah korban dari pembunuhan atau bunuh diri," sambung Kapolsek Lubuk Begalung tersebut. (Dedy/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI


[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber
close