HomeSolok

Ribuan Masyarakat Salingka Gunung Talang Solok Demo Tolak Proyek Panas Bumi

Kamis, 14 September 2017
Ribuan Masyarakat Salingka Gunung Talang Solok Demo Tolak Proyek Panas Bumi
Massa dari Nagari Batubajanjang dan Nagari Salayo Tanang gelar aksi demo di depan kantor bupati Solok, Rabu (13/9) pagi

SOLOK - Tak kunjung ada kejelasan mengenai dampak lingkungan yang ditakutkan sebagian besar masyarakat salingka Gunung Talang, ribuan masa dari Nagari Batubajanjang dan Nagari Salayo Tanang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar aksi demo di depan kantor bupati Solok, Rabu (13/9/2017) pagi.

Dalam orasinya, masyarakat meminta agar Pemkab Solok membatalkan rencana pengeboran guna pemanfaatan panas bumi di Batubajanjang.

Ribuan masa ini tak menginginkan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan dan ekonomi mereka hancur akibat dampak dari proyek ini. Pasalnya dari apa yang mereka lihat diberbagai media, kegiatan yang sama sudah menimbulkan dampak yang cukup parah di Mataloko, salah satu daerah yang dijadikan lokasi pengeboran di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tak hanya dampak lingkungan yang menyebapkan kerusakan area pertanian, didaerah itu pencemaran udara pun cukup merusak bagi kesehatan masyarakat, bahkan merusak rumah masyarakat yang menjadi tempat kediaman mereka.

Aksi yang digelar sejak pukul 10:00 wib ini berakhir dengan damai pada pukul 13:00 wib usai wabup Yulfadri Nurdi keluar mendengarkan orasi masyarakat yang memperjuangkan tanah kelahiran mereka ini.

Kepada media usai mendengarkan orasi dari masyarakat, bupati Solok melalui wakilnya Yulfadri Nurdin, mengatakan bahwa pihak kementrian ESDM bersedia menerima perwakilan masyarakat yang belum sependapat mengenai panas bumi.

"Saya sudah berbicara dengan direktur panas bumi, bahwa pihak kementrian ESDM bersedia menerima perwakilan masyarakat, perguruan tinggi, para pakar dan ahli yang kira – kira belum sepakat mengenai panas bumi. Bahkan kementrian ESDM siap datang untuk berdialog secara tenang, secara jernih dengan masyarakat, maupun para pakar yang mendampingi masyarakat dalam waktu dekat," ungkapnya.

Di waktu berbeda, beberapa masyarakat mengatakan, bahwa mereka berharap agar permintaan mereka dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat melalui pemkab Solok.

"Kami berharap agar apa yang kami minta dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat melalui pemkab Solok. Karna kami tidak ingin kampung halaman kami mengalami dampak yang sama seperti yang terjadi di Mataloko," ungkap mereka.

Mereka juga menegaskan, jika masih tidak ada respon dari pemerintah, aksi yang lebih besar akan kembali dilakukan dengan jumlah masa yang lebih banyak bersama para perantau yang akan segera pulang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat salingka Gunung Talang dengan mengusung misi penyelamatan Ranah Minang. (Wandre DP/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Sumbartoday


[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber