HomeNasional

Heboh Tagar Uninstall Aplikasi Traveloka, Traveloka Menjawab, Ini Penyebabnya

Selasa, 14 November 2017
Heboh Tagar Uninstall Aplikasi Traveloka, Traveloka Menjawab, Ini Penyebabnya
Uninstall aplikasi traveloka

JAKARTA - Heboh, Netizen ramai membuat tagar uninstall aplikasi Traveloka di media sosial. Hal ini rupanya dipicu aksi walk out pianis Ananda Sukarlan ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara Penghargaan Kolose Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran, Sabtu (11/11/2017)

Travelokapun menanggapi ramai pemberitaan mengenai ajakan memboikot layanannya. Aplikasi pemesanan hotel dan tiket perjalanan ini sekaligus memberikan klarifikasi terkait kejadian di acara Kolese Kanisius.

Berdasarkan kabar yang beredar di linimasa, hadir salah satu pendiri sekaligus CTO Traveloka Derianto Kusuma menyalami dan memberikan ucapan selamat ke Ananda setelah aksi walk out dan pidato Anies, yang dianggap sebagai dukungan terhadap aksi Ananda.

Entah siapa yang memulai, informasi ini kemudian memancing sebagian netizen untuk melakukan aksi boikot Traveloka. Hashtag #BoikotTraveloka bertengger menjadi salah satu trending topic Twitter Indonesia.

Saat berpidato, Ananda Sukarlan menyampaikan hal yang diduga menyindir Anies Baswedan.

Dalam pidatonya, Ananda menyampaikan kritik kepada panitia karena telah mengundang seseorang yang mendapatkan jabatan dengan cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius.

"Anda telah mengundang seseorang yang mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang berbeda dengan nilai-nilai serta integritas yang telah diajarkan kepada kita di Kanisius. Walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga sosok itu seperti apa. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan," Tuturnya.

Sementara itu, PR Manager Traveloka Busyra Oryza membenarkan bahwa pendiri sekaligus CTO Traveloka Derianto Kusuma adalah salah satu penerima penghargaan di acara tersebut. Namun dia berhalangan hadir.

"Traveloka turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ," ujarnya.

"Kami menyatakan bahwa Traveloka merupakan perusahaan berbasis terknologi yang didirikan oleh putera-puteri bangsa Indonesia yang mengedepankan nilai-nilai saling menghargai, bertoleransi dan berinovasi. Nilai-nilai ini senantiasa diterapkan kepada karyawan maupun pemangku kepentingan eksternal," sambungnya.

Terkait beredarnya penyebutan nama Derianto memberikan dukungan kepada Ananda dan memunculkan ajakan memboikot Traveloka, pihak Traveloka menurut Busyro masih melakukan investigasi.

"Kami baru lihat ramai soal ini, kami juga masih menginvestigasi. Yang bisa saya sampaikan, beliau berhalangan hadir dan kami belum mengambil sikap apapun," tandasnya.

Derianto dan Ananda sendiri adalah dua dari lima alumni Kolese Kanisius berprestasi yang menerima penghargaan di acara ini. Selain keduanya, ada Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr. Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

Berikut salahsatu komentar netizen akun AksiMahasiswa2015 yang update Selasa (12/11/2017) pukul 12.53 WIB dan dilihat 2700 kali.

AKSI #BOYCOT/DELETE TRAVELOKA, RESPON NETIZEN TERHADAP PELECEHAN GUBERNUR DKI OLEH AHOKER
Dalam Aksi Pelecehan Yang Di Lakukan oleh Ananda Sukarlan juga di Dukung Oleh Derianto Kusuma pendiri Traveloka
Elo Jual Gua Beli.
Yuks Delete / UnInstall Traveloka dari Gadgetmu!
Aku Sudah ! KAMU KAPAN ?
Bantu Share ya ...!
.

(RI/dt)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi


[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber