Home - Berita Foto

Foto-foto Tradisi Unik Marosok di Pasar Ternak Batusangkar

Sabtu, 12 November 2016

Foto-foto Tradisi Unik Marosok di Pasar Ternak Batusangkar

BERITA FOTO - Tak ada tali akar pun jadi, Tak ada sarung baju pun jadi. Tradisi yang sangat unik dan dan terdengar aneh bagi sebagian orang dalam jual beli Ternak. Ya, tradisi "Marosok" (meraba :red). Tradisi ini umumnya berlangsung di hampir semua pasar ternak yang ada di Minangkabau/Sumatera Barat.

Tradisi ini melibatkan dua orang (Penjual dan pembeli) dengan menggunakan bahasa isyarat menggunakan tangan. Saling berjabat tangan layaknya bersalaman dengan memainkan jari-jari tangan sebagai bahasa isyarat dari nilai-nilai angka rupiah yang disepakati. Dimana saat transaksi berlangsung biasanya ditutupi oleh kain sarung. Bahkan ada dengan handuk, topi dll.

tradisi marosok
Pintu Gerbang Pasar Ternak Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat

tradisi marosok
​Sapi yang siap untuk diperjualan belikan

tradisi marosok
Aktifitas Pasar Ternak Batusangkar yang selalu ramai transaksi jual beli ternak seperti Kerbau, Sapi dan Kambing

tradisi marosok
Salah seorang peternak kerbau yang ikut serta menjual ternaknya di Pasar Ternak Batusangkar.

tradisi marosok
Makan Rumput. Sang Kerbau pun harus dalam keadaan sehat dan bugar supaya cepat dilirik pembeli

tradisi marosok
Transaksi salam atau yang juga dikenal dengan istilah Marosok. Yang penting sepakat!

tradisi marosok
Pak Datuak dari Kota Padang Panjang (X Koto) dan Pak Sutan dari Ampek Angek (Agam Timur) sedang melakukan transaksi marosok

Seperti halnya pada gambar ini, yang dilakukan oleh Pak Datuak dari Kota Padang Panjang (X Koto) dan Pak Sutan dari Ampek Angek (Agam Timur). terlihat mereka sedang melakukan transaksi jual beli ternak dengan cara marosok. Sekilas bagi orang yang paham dengan isyarat jari dan tangan bisa diartikan jari telunjuk dan tengah (22 Juta Rupiah) dan tangan kiri merapatkan lima jemari menjadi satu (500 Ribu Rupiah). Kira-kira transaksi tersebut berNilai kurang Lebih Rp.22.500.000. Dan jika sda negosiasi untuk nilai kurang atau lebih akan terjadi gerakan-gerakan jemari-jemari diantara tangan yang bersalaman tersebut.

"Semua transaksi jual beli secara marosok biasanya dilakukan dengan kata sepakat. Tak ada yang berkecil hati, tak ada saling curiga mencurigai. Semua transaksi tanpa paksaaan karena semua dilakukan dari niat di hati dari sang pembeli dan penjual. dan semua sepakat saling berlapang hati bahwa rezeki sudah diatur oleh allah Subhanahu Wa Taala," kata Pak Datuak.

Konon tradisi Marosok ini sudah mereka kenal secara turun-temurun dari para orang tua mereka dan ada yang mengatakan sejak dari zaman para raja-raja Minangkabau yang disepakati sampai saat ini.

Foto : Y. Parianto, S.Kom (MasUda)
Lokasi : Pasar Ternak Batusangkar, Nagari Cubadak, Limo Kaum, Tanah Datar, Sumatera Barat


Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!



SILAHKAN BERBAGI:

facebook twitter google+ whatsapp linkedin pinteret email

ISI OPINI DAN KOMENTAR ANDA:
TERKINI
plus
REKOMENDASI
plus
TERPOPULER
plus
VIDEO
plus
FOLLOW US
Desktop Version
Berita Foto - Redaksi - Disclaimer - Info Iklan - Logo - Kontak - Pedoman Media Siber