× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Minimalisir Kanker Serviks, Poskeskel Garegeh Bukittinggi Gelar Tes IVA

Rabu, 30 Januari 2019
Minimalisir Kanker Serviks, Poskeskel Garegeh Bukittinggi Gelar Tes IVA
pemeriksaan dini Kanker Serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Pos kesehatan kelurahan (Poskeskel) Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, Kota Bukittinggi, Rabu, (30/1/2019

BUKITTINGGI -- Minimalisir angka Perempuan Usia Subur (PUS), Poskeskel Garegeh mengadakan sosialisasi, dan pemeriksaan dini Kanker Serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

Kegiatan ini juga dibantu sejumlah mahasiswa DIV Kebidanan Ford De Kock di Pos kesehatan kelurahan (Poskeskel) Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, Kota Bukittinggi, Rabu, (30/1/2019).

Ruri Suwita, A.Md.Keb, selaku bidan Poskeskel Garegeh, menjelaskan Kanker Serviks atau kanker mulut rahim merupakan kanker pembunuh nomor satu perempuan indonesia, kanker ini muncul di sel-sel yang tidak normal pada mulut rahim. 99% penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV), dan dampak keterlambatan penanganan kanker ini bisa berberakibat fatal bagi penderitanya.

Menurutnya, Adapun tanda tandanya seperti haid tidak normal, pendarahan tidak pada masa haid, pendarahan masa menopause, keputihan atau keluarnya cairan encer kekuningan darah seperti nanah, pendarahan pasca hubungan seks, berat badan menurun, dan salah satu kaki membengkak. Adapun penyebab atau faktornya seperti, Gen atau keturunan, perokok berat, kurang nya mengkonsumsi buah dan sayur, penggunaan alat kontrasepsi (KB) jangka panjang yang tidak dikontrol pemakaiannya dan banyak hal lagi.

"Untuk pelaksanaan IVA tes, sebelumnya pasien dilakukan pendataan, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan dan memberikan sosialisasi tentang IVA tes dan bahaya kanker serviks ini. Dan untuk tesnya tidak lah rumit dan tidak memakan waktu lama," katanya.

"Untuk itu kita berharap, setelah dilakukan pemeriksaan dan sosialisasi singkat untuk masyarakat, khususnya kaum perempuan , mudah mudahan perempuan yang masih aktif melakukan hubungan suami istri agar lebih waspada lagi dan jangan anggap sepele terhadap kanker SERVIKS ini. Dan untuk itu bagi kaum perempuan ini harus rutin memeriksakan pada pos pos pelayanan kesehatan maupun rumah sakit minimal satu kali dalam setahun," tutur Ruri.

Mira Wati selaku kader Posyandu Kelurahan Garegeh, menyampaikan "Kader sebelumnya telah melakukan pendataan kerumah warga dan mengajak bagi ibu ibu yang berusia subur yang berusia 30-50 tahun atau yang sudah menikah disaat adanya program penimbangan di posyandu,untuk mengikuti IVA tes," katanya.

Sementara itu, Yohanes selaku Lurah Garegeh sangat berterimakasih atas terjalinnya kerjasama Puskesmas Nilam Sari, Poskeskel Garegeh, para kader kesehatan serta para mahasiswa Stikes Ford De Kock terlaksananya kegiatan IVA tes ini.

"Dalam hal ini kami sangat mendukung sekali program pemerintah yang menargetkan 3000 orang pertahun untuk memeriksakan atau IVA tes ini diwilayah kota bukittinggi. Dan untuk hari ini wilayah garegeh terdata ada sekitar enam puluh peserta yang mengikuti IVA tes ini," imbuhnya.

"Dan kami berharap untuk para ibu ibu, khususnya Kelurahan Garegeh agar mau mengikuti IVA tes guna mendeteksi dan antisipasi apakah kita mempunyai gejala kanker SERVIKS atau tidak," tegasnya. (Iwan S)


Editor/Sumber: RIjoe




[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
Selengkapnya
TERPOPULER
Selengkapnya
VIDEO
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber