× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Pahlawan Kemanusiaan di Bukittinggi Mendapat Pin Emas, Satyalencana dan Piagam Penghargaan

Kamis, 14 Maret 2019
Pahlawan Kemanusiaan di Bukittinggi Mendapat Pin Emas, Satyalencana dan Piagam Penghargaan
Walikota Bukittinggi saat menyematkan Pin Emas kepada pendonor darah sukarela didampingi Ketua PMI Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI - Setetes darah menyambung kehidupan umat manusia. Inilah niat yang tulus di hati sanubari pendonor sukarela dari berbagai tingkatan usia dan bidang profesi masing-masing. Secara lahiriah pendonor sukarela itu mendapatkan kesehatan prima, dan secara bathiniah mendapatkan pahala dari Allah SWT karena telah menolong jiwa umat manusia.

Dari tersebut diatas, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi mengadakan suatu kegiatan kemanusiaan untuk membalas jasa pendonor sukarela berupa Penyematan satyalencana kebaktian sosial.

Walikota Bukittinggi serahkan pin emas dan piagan kepada Pahlawan Kemanusiaan yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100, 75, 50, 25 dan 10 kali di Aula Balaikota, Kamis (14/3/2019).

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang juga sebagai pelindung PMI Kota Bukittinggi menyampaikan hari ini PMI dan Pemerintah Kota Bukittinggi memberikan penghargaan kepada pendonor darah sukarela yang terdapat di kantor instansi Pemerintah dan Swasta, institusi pendidikan, komunitas.

"Ada 4 orang yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali mendapat Pin emas, dan satyalencana kebaktian sosial 6 orang pendonor darah sebanyak 50 kali, piagam untuk 83 orang pendonor darah sebanyak 25 kali serta 43 orang pendonor dari instansi Pemerintah, Swasta, institusi pendidkan dan warga masyarakat," kata Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias kepada MinangkabauNews.com.

Disampaikan, penghargaan tersebut bukan karena nilai uangnya, tapi sebagai tanda pendonor darah itu telah berbuat kebaikan terhadap kemanusiaan.

"Ini sangat luar biasa, sudah kemana-mana darah si pendonor itu sudah menyambung jiwa manusia, benar-benar sangat manusiawi," ujarnya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada PMI Kota Bukittinggi yang bergerak dalam sosial kemasyarakatan, bukan hanya darah saja yang ada di Unit Donor Darah (UDD), tapi PMI Kota Bukittinggi sangat aktif dalam membantu dan menolong jiwa manusia dalam masalah-masalah musibah.

"Kota Bukittinggi bisa juga dikatakan ada daerah-daerah longsor, relawan PMI cepat bergerak menuju lokasi tempat bencana tersebut. PMI Kota Bukittinggi juga telah mempersiapkan tenaga relawan yang siap pakai jika terjadi musibah, kita butuh tenaga relawan itu," katanya.

Ramlan Nurmatias menghimbau kepada warga masyarakat hendaknya ada pendonor darah baru disamping yang pendonor lama.

"Donor darah itu bukannya jual beli, tapi donor darah itu menolong jiwa manusia untuk menyambung nyawanya dan disisi agama pendonor darah itupun mendapat pahala dari Allah SWT," jelas Ramlan Nurmatias.

Sementara itu Ketua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas mengatakan pihaknya baru melaksanakan memberikan penghargaan kepada pendonor darah sukarela.

"Ini kegiatan rutin, yang kita agendakan setiap tahun memberikan penghargaan ini, mungkin tahun sebelumnya terlupakan, maka dari itu kegiatan ini kita lakukan lagi tahun ini yang dibantu Walikota dan mengapresiasi, karena ini untuk kemanusiaan," katanya.

Jadi warga dalam maupun luar Kota Bukittinggi yang berobat di Kota Bukittinggi membutuhkan darah itu tanggung jawab Pemerintah Kota dan amanah itu dilaksanakan PMI Kota Bukittinggi.

"Kebutuhan darah per bulan sebanyak 1500 kantong darah, Alhamdulillah kerjasama yang begitu solid dengan instansi Pemerintah dan Swasta, organisasi masyarakat serta institusi pendidikan, kita dapat menutup kebutuhan walaupun belum menutup kebutuhan keseluruhannya. Kini baru dapat mencari pendonor darah sebanyak 800 orang yang aktif," ujarnya.

Chairunnas menjelaskan mungkin yang sebelumnya terlupakan bekerjasama tersebut, kini bergerak kearah kerjasama tersebut.

"Akan bergerak per Kelurahan untuk mencari pendonor darah sukarela, dari 24 Keluarahan di kota Bukittinggi, jika diambil rata-rata pendonor darah sukarela sebanyak 100 orang, jadi dihitung sudah sebanyak 2400 kantong darah, ini sudah dahsyat sekali melebihi target kebutuhan darah di UDD PMI Kota Bukittinggi," pungkas Chairunnas.

Acara kegiatan itupun dihadiri Sekertaris Daerah Kota Bukittinggi, Ketua Plt PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar yang diwakilkan Kepala Markas, Dewan Kehormatan, Ketua, Pengurus, staf PMI Kota Bukittinggi, kepala Dinas Kesehatan serta penerima penghargaan.(Iwin SB)


Editor/Sumber: Siel Saputra


Polling Capres cawapres 2019-2024

[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
Selengkapnya
TERPOPULER
Selengkapnya
VIDEO
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber