× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Diperintahkan Bupati, Akhtar Bocah Tanpa Lubang Anus Dibawa ke Hadapan Ratusan Dokter

Sabtu, 03 Agustus 2019
Diperintahkan Bupati, Akhtar Bocah Tanpa Lubang Anus Dibawa ke Hadapan Ratusan Dokter
Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika menghadirkan Akhtar Ghazy Arkananta (22 bulan), Sabtu (3/8).

Limapuluh Kota - Akhtar Ghazy Arkananta (22 bulan) bocah penderita kelainan pada organ tubuh semenjak lahir, Jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas pembantu diperintahkan Bupati Limapuluh Kota Ir. Irfendi Arbi untuk menjemput Akhtar dan dibawa kehadapan ratusan Dokter yang sedang memperingati Hari Bakti ke-72 TNI Angkatan Udara tahun 2019 di halaman SMPN 2 Piobang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Diketahaui anak pasangan dari Arga Saputra (35) dan Latifa Armila, warga Jorong Subarang Aia, Kenagarian Batu Payuang Kecamatan Lareh sago Halaban, tidak memiliki lubang anus seperti manusia normal lainnya.

Mengunakan alat bantu berupa NGT (Nasogastric tube), yaitu selang yang terhubung dari hidung hingga ke lambung, untuk membantu memasukan makanan setiapa hari. Akhtar menjadi perhatian serius ratusan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ketika itu.

Pada kesempatan itu, beberapa orang dokter memeriksa kondisi dan mendiskusikan penyakit Akhtar di acara Gebyar Bakti Sosial dan Karya Bakti di Nagari tersebut. Selanjutnya dibawa ke RSUD Achmad Darwis, Kecamatan Suliki untuk langkah lebih lanjut. Menuju ruang pemeriksaaan anak. Bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday, Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Tien Septino dan kedua orang tuanya, Akhtar yang terus digendong oleh Bupati bersama istri tidak lepas dengan candaan dan kecerian bocah berambut tebal itu.

Diakui kedua orang tua, Akhtar pernah menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dengan alasan keterbatasa alat medis untuk penanganan lebih lanjut terhadap anaknya. "Pernah dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan, namun alat untuk penanganan kelainan pada anak kami belum ada. Kami disarankan untuk kembali pulang hingga alat medis tersebut ada," ujar Arga Saputra diruang perawatan anak RSUD Achmad Darwis, Suliki, Sabtu (3/8).

Sebelumnya, Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota sudah mendatangi kediaman orang tua Akhtar beberapa bulan lalu, untuk melakukan pemeriksaan kondisi. Bupati Irfendi Arbi menyebutkan Akhtar terus menjadi perhatian pihaknya dalam situasi apapun.

"Ratusan Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Barat sudah melihat kondisi Akhtar. Hal ini akan dirembukan dan dicarikan solusi terbaik. Harapan kita, ketika anak ini kita bawa kehadapan ratusan dokter yang hadir pada acara bakti sosial tersebut, tentu jelas pula langkah-langkah yang akan dilakukan." Pungkas bupati. (Rino)


Editor/Sumber: Rino Chandra




[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
Selengkapnya
TERPOPULER
Selengkapnya
VIDEO
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber