× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni

Rabu, 02 Oktober 2019
Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni
Ilustrasi dana hibah (Dok Ist)

PESISIR SELATAN -- Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan tahun anggaran 2018-2019 senilai Rp 1,3 miliar masih terus bergulir. Saat ini Kepolisian Resor Pesisir Selatan telah memeriksa 15 orang saksi.

"Belum ada tersangkanya, total saksi yang dipanggil ada 15 orang, baik dari cabor maupun di pengurus KONI itu sendiri," kata Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui Kanit Tipikor Ipda Reynold Raymond pada wartawan di Painan, Rabu (2/10/2019).

Reynold menyebutkan, Selain anggaran tahun 2018-2019, polisi juga melakukan penyelidikan dugaan korupsi dana KONI anggaran tahun 2017. Selain itu, pihaknya optimis akan secepatnya menetapkan tersangka perkara dugaan tindak korupsi ini.

"Ya kita optimis, untuk penetapan tersangka, kami masih mengumpulkan bukti," tuturnya.

Sebelumnya, Kasus dugaan penyelewengan dana KONI terungkap ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. Unit Tipikor Polres Pessel juga telah melakukan penyelidikan anggaran tahun 2017 dengan nilai Rp1,7 miliar. Dan telah memanggil 20 orang lebih saksi.

"Kami sudah meminta keterangan sebanyak 20 orang lebih saksi, diantaranya pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan sejumlah atlet. Kasus penyelewengan ini bergulir sejak tahun 2017, berdasarkan laporan masyarakat," ucapnya.

Reymond menuturkan, dana KONI Pessel tahun anggaran 2018-2019 senilai Rp1,3 miliar itu merupakan dana hibah dari Pemkab Pessel. Anggaran tersebut diperuntukan untuk kegiatan pelaksanaan Porprov di Kabupaten Padang Pariaman pada 2018 lalu.
Diduga dana anggaran untuk Cabor diperuntukan untuk kegunaan lain.

Menurutnya, dana KONi ini adalah dana untuk kepentingan kemajuan olahraga, jika ini ditemukan adanya pelanggaran kami tidak segan-segan untuk memprosesnya.

"Nah, dana untuk Cabor ini lah yang kami selidiki, jika ada pelanggaran kami tidak segan-segan memprosesnya," ungkapnya. (Rio)


Editor/Sumber: Rio Irawan




[ Ikuti Terus Minangkabaunews Melalui Sosial Media ]



REKOMENDASI
Selengkapnya
TERPOPULER
Selengkapnya
VIDEO
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber