× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

Senin, 14 Oktober 2019
Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin
Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa

VIDEO -- Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar yang dikenal dengan ceramahnya. Namanya semakin hangat dibicarakan oleh warganet setelah viral di media sosial youtube.

Buya Gusrizal menjadi viral karena sebuah cuplikan video pada saat dia menyampaikan pidato menyinggung jabatan Ketum MUI pusat yang saat ini masih diemban KH Maruf Amin. Peristiwa itu terjadi pada acara Rakernas V di Masjid Raya Nurul Bilad, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, (12/10/2019).

Dalam cuplikan videonya, Buya Gusrizal merasa heran dengan rakernas yang seakan digiring untuk mempertahankan Maruf Amin meskipun setelah dilantik sebagai Wapres. Menurut Buya, itu merupakan tindakan yang tidak benar, tidak sehat dan pelanggaran terhadap Pedoman Rumah Tangga MUI.

Buya Gusrizal membenarkan pernyataannya di youtube yang viral dengan 1,15 ribu subcriber yang tayang pada Senin, 14 Oktober 2019 berdurasi dua menit 19 detik.

Menurut Buya Gusrizal, "Sebelum Pilpres, MUI Sumbar telah menyampaikan sikap tegas, jika sudah masuk ke dalam politik praktis, kami tidak setuju Kyai Maruf Amin masih menduduki jabatan ketua umum".

Dia menambahkan bahwa Rakernas bukanlah momentum untuk mendukung atau tidak mendukung keberadaan Maruf Amin sebagai Ketua Umum MUI Pusat. "Dewan Pimpinan MUI Pusat lah yang bertanggung jawab memutuskan penggantinya sampai pelaksanaan MUNAS MUI berikutnya," ujarnya.

Dewan Pimpinan MUI Pusat dihimbau oleh buya untuk mematuhi pedoman rumah tangga MUI yang telah disepakati.
Mekanismenya sudah jelas sebagaimana pernah terjadi ketika Kyai Sahal wafat.

Ia mengingatkan pimpinan MUI pusat agar bertaqwa kepada Allah Swt. "Jika cara-cara seperti ini (penggiringan opini-red) diteruskan dan pedoman organisasi tidak dipatuhi maka jangan salahkan bila MUI daerah juga akan berani melanggar pedoman rumah tangga," tutupnya. (RI)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)

REKOMENDASI
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber