× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Dua Petak Toko Disegel Pemko Payakumbuh Karena Tak Sesuai IMB

Kamis, 13 Februari 2020
Dua Petak Toko Disegel Pemko Payakumbuh Karena Tak Sesuai IMB
Tim penegak perda Kota Payakumbuh melakukan penyegelan terhadap bangunan yang diduga tidak sesuai dengan IMB di Kelurahan Nunang, Daya Bangun, Kamis (13/2) siang.

Payakumbuh - Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah bangunan yang diduga melanggar aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tepat Kamis (13/2) siang, pemko melalui tim penertiban bangunan, melakukan penyegelan terhadap 2 bangunan yang diduga tidak sesuai ketentuan IMB.

Kabit Penataan Ruang Pemko Payakumbuh, Eka Diana Rilva selaku koordinator tim penyegelan, menyebut dua petak toko satu lantai yang baru selesai dibangun, bertempat di RW 2 Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat terpaksa disegel karena melanggar ketentuan IMB.

"IMB yang dikeluarkan pada tahun 2016 tersebut pada prakteknya tidak sesuai antara izin dengan bangunan yang telah berdiri saat ini," kata Eka Diana Rilva usai melakukan penyegelan bangunan, kepada wartawan.

Upaya tersebut, katanya, dilakukan Pemko Payakumbuh dalam rangka menegakkan aturan yang ada sesuai dengan Peraturan Walikota Payakumbuh Nomor 82 tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Pengendalian Bangunan.

Dari informasi sebelumnya, terungkap jika bangunan ini juga telah mendapat teguran dari tim internal dinas PUPR. Karena teguran tidak diindahkan pemko Payakumbuh terpaksa mengambil langkah tegas.

Selain memasang tanda label penyegelan, petugas penegak perda juga memasangi line pebatas pada bagian luar bangunan. Pada saat penyegelan pemiliki 2 petak toko tersebut tidak berada di lokasi, tengah sedang berada di Pekanbaru, Riau.

Lurah NDB, Ari Ashadi menyebutkan, upaya penyegelan merupakan bentuk pengambilan langkah tegas yang dilakukan Tim penertiban bangunan kota. Karena, sesuai Kepala Dinas PU dalam rapat sebelumnya, tahun 2020 ini tidak ada kompromi bagi bangunan yang melanggar aturan.

"Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat NDB agar mematuhi aturan terkait pendirian bangunan" ujarnya.

Ketua LPM Moris ikut mendukung program pemerintah kota Payakumbuh dalam rangka menertibkan bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan aturan. "Mudah-mudahan ini dapat membua efek jera bagi masyarakat lainnya," sebut Moris.

Penyegelan yang dilakukan pukul 09.45 wib ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan sedikit membuat arus lalu lintas macet.
Banyak yang bertanya kenapa bangunan ini disegel padahal di depan toko tersebut terpampang IMB bernomor : 493/XI/IMB/BPMD-PTSP/PYK-2016.

Sekira pukul 14.30 WIB salah seorang anggota keluarga pemilik toko yang disegel menyambangi kantor lurah NDB. Kedatangannya adalah dalam rangka menjeput surat penyegelan yang dititipkan di kelurahan.

"Kami sudah dapat kabar perihal penyegelan ini beberapa waktu yang lalu. Besok kami akan ke dinas PUPR menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya. (akg)

Loading...
Editor/Sumber: Rino Chandra

REKOMENDASI
Selengkapnya
TERPOPULER
Selengkapnya
VIDEO
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber