× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Protokol Covid 19 Longgar di Payakumbuh, Walikota Khawatir Gelombang Kedua Terjadi

Sabtu, 23 Mei 2020
Protokol Covid 19 Longgar di Payakumbuh, Walikota  Khawatir Gelombang Kedua Terjadi
Walikota payakumbuh, Riza Falepi bersama Kapolres dan Dandim usai bertemu dengan pedagang pasar Payakumbuh, jumat (22/5)

Eka putra, SE for Tanah Datar 1

PAYAKUMBUH - Kekhawatiran Walikota Payakumbuh Riza Falepi kembali disampaikannya. Dirinya khawatir terjadi gelombang kedua kalau masyarakat tidak mengindahkan protokol Covid-19, dan biasanya menurut pakar epidemi jauh lebih parah kalau dilonggarkan protokolnya.

Namun, yang lebih bikin khawatir Riza lagi, seiring dengan berangsurnya Payakumbuh pulih dari Corona, kedatangan warga daerah tetangga yang kasus Positifnya sedang naik ke wilayah pasar untuk berbelanja ke pasar ditakutkan akan memicu penyebaran dengan klaster baru atau menjadi pemicu wabah gelombang kedua.

"Kita lihat dari data, trakingan daerah tetangga kita ini terlalu minim, ini bisa dilihat dari data yamg masuk ke RS Unand, kita nggak tau apakah orang tanpa gejala (OTG) didata atau tidak, jangan-jangan nanti malah OTG-OTG ini berkeliaran di wilayah kita dan menjadi carrier (pembawa-Red) virus Corona kesini, bisa muncul kasus baru nanti, jelas epicentrumnya pasar Kota Payakumbuh sebagai titik temu interaksinya," kata Riza.




Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya kepada TNI, POLRI, dan Kejaksaan yang saling bahu-membahu bersama Pemko Payakumbuh siang malam terus bersama-sama memerangi Covid-19 ini.

"Bahkan sering kami lihat pak kapolres, pak dandim, dan pak kajari terjun langsung membenahi berbagai urusan agar masalah Covid-19 bisa diatasi. Sebuah koordinasi dan kerja tim yang luar biasa, salut saya," imbuhnya.

Riza menambahkan, "jadi dari berita media saja kita bisa melihat mana media yang partisan dan pesanan serta mana media yang objektif melihatnya. Kalau media yang partisan jelas ada kepentingan politik disana, sementara kita harus berpikir bahwa ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus kita respon dengan tanggung jawab yang baik dan amanah, bukan dengan cara-cara politis. Rakyat akan melihat cara kita bekerja mengatasi wabah ini, mereka sudah pintar, percuma juga dipolitisiasi oleh media yang bersangkutan," ungkapnya.

Seiring dengan diperketatnya aturan PSBB di Payakumbuh, akan memicu berbagai macam reaksi dari berbagai pihak pula, hal inilah yang dirasa Riza juga perlu diperhatikan dalam berperang melawan Corona.

Pesan Riza, "jangan dilihat dari satu sisi saja sehingga apa yang dikerjakan dianggap sebagai sebuah kegagalan, setiap elemen memiliki perannya dalam mengatasi wabah ini, jangan sampai membuat polemik, sebaiknya kritik dengan solusi, bukan menyalahkan saja," pungkasnya. (Rn)

Loading...
Editor/Sumber: Rino Chandra

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email
REKOMENDASI
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber