× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Kreatif saat Pandemi Covid-19, Legislator Muharlion Budidaya Tanaman Hidroponik

Sabtu, 04 Juli 2020
Kreatif saat Pandemi Covid-19, Legislator Muharlion Budidaya Tanaman Hidroponik
Ketua Fraksi PKS DPRD Padang Muharlion (foto: dok. istimewa)

Eka putra, SE for Tanah Datar 1

PADANG -- Berbagai cara untuk mengisi kesibukan di rumah selama masa pandemi covid-19. Seperti yang dilakukan Ketua Fraksi PKS DPRD Padang Muharlion, yang memanfaatkan lahan sempit untuk budidaya tanaman hidroponik. Selain digunakan untuk kehidupan sehari-hari, hasil dari budidaya juga bernilai ekonomis.

Dikatakannya, budidaya tanaman hidroponik dan budikdamber kini semakin banyak dilakukan orang karena caranya yang amat mudah dan tidak memakan tempat yang luas apalagi dikawasan perumahan atau perkotaan dan bisa ditanam sendiri di sisi ruang kosong di pekarangan rumah sendiri.

"Allhamdulillah, bisa panen sayur hari ini, khusus panen perdana dibagikan buat tetangga," kata Muharlion bersama istrinya, Sabtu, (4/7/2020).




Tanaman hidroponik ini media tanam yang dapat digunakan pun bisa apa saja.Misalnya botol bekas, gelas air mineral, atau pun pipa paralon berukuran besar. Sementara untuk budikdamper menggunakan media yang kecil, portabel, hemat air dan tidak membutuhkan listrik.

Untuk membuat Budikdamper dan Aquaponik bahan-bahannya sangatlah mudah didapat, hanya membutuhkan ember berkuran 120 atau 80 liter, benih ikan lele, bibit kangkung, gelas plastik, Arang dan kawat.

Diakuinya, pada awalnya hanya mengisi aktifitas di rumah selama adanya wabah corona. "Namun nyatanya apa yang saya lakukan bersama istri tercinta di pekarangan rumah kami menjadi suatu kepuasan tersendiri," cakapnya.

Menurut Muharlion, bercocok tanaman hidroponik tidak membutuhkan tenaga layaknya petani tanaman muda yang menggunakan media tanah. Bahkan, tidak harus membutuhkan lahan yang luas karena bisa dikembangkan di samping rumah.

"Kalaupun kita punya profesi lain, tidak akan mengganggu karena sistem kerjanya cukup sederhana. Selain cara kerja yang mudah, bisa mengisi waktu selama adanya penerapan pembatasan sosial akibat wabah virus corona," ungkapnya.

Lebih lanjut diungkap Muharlion dirinya berterimakasih pada Pak Ultra ,dengan menyerap Ilmu tentang Hidroponik dan Budikdamber dari beliau. "Semoga ini bisa dicontoh oleh warga dan bisa menjadi salah satu solusi kedepan untuk kelangkaan Pangan di Kota Padang," harapnya.

"Alhamdulillah, saat ini kita mulai budidaya ikan lele dalam ember sekalian tanam sayur jenis pak Coy ,Sawi putih dan Kangkung. Kalau kangkung masa panennya dua pekan, pak coy dan sawi, sekitar satu bulan," ujarnya.

Dijelaskannya, kalau kapasitas pada ember 120 liter, bisa menampung kisaran 100 ekor, kalau ember 80 liter kisaran 70 ekor . Saat ini Budikdamber yang saya lakukan telah berjalan kisaran dua minggu, masa di panen kisaran dua bulan. "InsyaAllah sekitar 1,5 bulan lagi kita sudah dapat menikmati panen ikan lele perdana," ungkap wakil rakyat tiga periode di DPRD Kota Padang, Dapil Koto Tangah ini. (RI)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email
REKOMENDASI
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber