× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Sejak Pandemi Kendaraan yang Uji KIR di Dishub Bukittinggi Menurun Signifikan

Rabu, 22 Juli 2020
Sejak Pandemi Kendaraan yang Uji KIR di Dishub Bukittinggi Menurun Signifikan
Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Bukittinggi, Anhar Yazid.

BUKITTINGGI -- Semenjak mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masyarakat yang menggunakan layanan uji KIR ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Pemko Bukittinggi mengalami penurunan yang signifikan.

Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Bukittinggi, Anhar Yazid, Selasa (21/7/2020) membenarkan, mulai mewabahnya Pandemi Covid-19 dan terdampak banyaknya kendaraan yang tidak dapat beroperasi, baik antar kota maupun antar provinsi menimbulkan turunnya volume kendaraan yang masuk dalam pengujian.

Lanjut Anhar, Kendaraan wajib uji seperti mobil barang, angkutan umum dan bus, angkutan umum plat kuning, hitam dan merah, mobil barang plat kuning, hitam dan merah seperti minibus Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), bus reguler, bus pariwisata, dan kendaraan truk sembako.

Jumlah kendaraan yang telah diuji selama Januari hingga Juni 2020 berjumlah 2.266 unit sementara jumlah wajib uji 3.800 unit. "Mulai Maret 2020 pengujian menurun. Kami minta penurunan target, karena sampai sekarang terus menurun," jelasnya.

Lebih jauh Anhar menjelaskan, dalam uji kelayakan kendaraan, pertama diperiksa bagian bawah bola-bola stir, posisi roda, lampu rem, sen, lampu besar kondisi warnanya dan penyimpangan cahaya kiri kanan, posisi rem, remisi gas buang, perlengkapan racun api, segitiga dan Perlengkapan kotak P3K.

Masa Uji kendaraan 6 bulan sekali, terkadang masyarakat kurang memahami, dikira sama berlakunya seperti STNK, sementara dalam uji kendaraan dihitung dari tanggal dan bulan mobil itu di uji selama enam bulan ke depan.

"Kemudian ada mobil khusus yang tidak diuji, seperti mobil ambulan, mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran," ujarnya.

"Idealnya semua kendaraan tetap diuji untuk keselamatan, seperti di Malaysia diberlakukan uji kelayakan dengan tujuan keselamatan pengendara," pungkasnya. (Ed)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email

REKOMENDASI
Selengkapnya

TERPOPULER

FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber