× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Polisi Tangkap Korban Laka Lantas AM dan Dua Paket Ganja Besar

Rabu, 29 Juli 2020
Polisi Tangkap Korban Laka Lantas AM dan Dua Paket Ganja Besar
Pelaku dannbarang bukti dua paket ganja besar

BUKITTINGGI -- Tim Opsnal Narkoba Polres Bukittinggi menangkap seorang korban laka lantas AM dan dua paket besar ganja seberat kurang lebih 11 Kg dan satu Buah Handphone, Selasa, (28/7/2020).

Waka Polres Bukittinggi Kompol. Indra Sandy Purnama Sakti menjelaskan tepatnya Senin, (27/7/2020), pukul 12.00 Wib, Piket Lantas Polres Bukittinggi Bripka Nofriwaldi menerima informasi dari IGD Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Kota Bukittinggi bahwa telah terjadi Laka Lantas di Jln Lintas Bukitttinggi-Medan Kecamatan Palupuh Kab.Agam, dengan korban kecelakaan sudah berada di IGD RSAM Kota Bukittinggi.

Mendapat informasi tersebut Piket Lantas mendatangi Rumah Sakit dan mendapat informasi dari Security RSAM Bukittinggi bahwa korban kecelakaan tersebut membawa barang di dalam ransel yang mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tersebut bernar saja di temukan dua paket besar Narkotika diduga jenis Ganja terbungkus lakban coklat yang disimpan pelaku didalam tas ransel warna hitam.

Mendapati hal tersebut piket Lantas menghubungi piket Opsnal Narkoba Polres Bukitttinggi untuk tindakan hukum selanjutnya.

Tim Opsnal Narkoba yang menginterogasi terhadap dua korban Kecelakaan yang berinisial AM (24) yang mengalami luka ringan, dan OAP (19) yang mengalami luka berat patah kaki sebelah kiri, keduanya mengakui bahwa benar barang bawaan yang berisikan Narkotika jenis Ganja tersebut adalah milik mereka yang baru di jemput dari Penyabungan Madina Sumatera Utara.

Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, AKP. Aleyxi Aubedillah menambahkan barang bukti 2 paket besar Ganja seberat kurang kebih 11 Kg dan satu Buah Handphone disita sebagai barang bukti dan untuk pelaku AM sudah kita amankan ke Mapolres Bukittinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sedangkan Pelaku OAP masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi dengan pengawalan petugas Kepolisian.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku adalah pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 Tahun maksimal 20 tahun penjara. (Rel/Ed)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email
REKOMENDASI
Selengkapnya

FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber