× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Anggota DPRD Mentawai Dukung Pembentukan P2TP2A, Ini Alasannya

Rabu, 29 Juli 2020
Anggota DPRD Mentawai Dukung Pembentukan P2TP2A, Ini Alasannya
Suasana Rapat DPRD Kepulauan Mentawai bersama KAPAK beberapa waktu lalu di Aula Kantor DPRD Kepulauan Mentawai Km 4 Tuapejat

MENTAWAI -- Kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Mentawai meningkat dalam hal ini terbukti dengan maraknya kasus yang terjadi baru baru ini.

Mencermati hal tersebut beberapa dari berbagai lembaga yang tergabung dalam koalisi anti kekerasan terhadap perempuan dan anak Kabupaten Kepulauan MentawaI menyampaikan beberapa hal dalam perbincangan bersama pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Koalisi tersebut dalam rapat menyampaikan keprihatinan dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya salah satu korban kekerasan seksual terhadap anak di Kepulauan Mentawai.

Dan berharap peristiwa ini tidak akan pernah terjadi lagi di Mentawai, serta meminta kepada Polres dan Kejaksaan Negeri Tuapeijat untuk mengusut tuntas kasus KL sesuai aturan yang berlaku.

Termasuk penyelesaian kasus-kasus serupa yang sedang ditangani di Mentawai.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Maru Saerejen menyebutkan, hal penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Mentawai, sudah seharusnya ada perhatian khusus kepada korban dan keluarga korban, katanya, Rabu (29/07/2020).

Sehingga hak-hak korban terutama perlindungan terhadap korban dapat terpenuhi, sebutnya.

Untuk itu kita dari pihak DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai sama sama agar menyediakan rumah aman atau rumah singgah dan tenaga psikolog yang memadai mendampingi korban sampai pulih dari trauma, ujar Maru Anggota DPRD dari Partai Gerindra.

Mengingat letak geografis Mentawai kata dia, keberadaan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa sangat strategis. Untuk itu Dinas terkait segera membentuk P2TP2A di semua tingkatan, sebutnya.

Sementara dukungan pendanaan operasional dan peningkatan kapasitas agar pihak terkait dapat melakukan pelayanan dan pemberdayaan, kita sama sama memberikan dukungan dalam hal ini, katanya.

"Kami lembaga-lembaga yang tergabung dalam Koalisi ini, berkomitmen untuk terus mengawal penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap Perempuan dan Anak, serta terbuka dalam membangun kerja bersama dengan berbagai pihak dalam upaya menghentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Kepulauan Mentawai", kata Nikanor Saguruk yang tergabung dari salah satu Koalisi.(Tirman)


Editor/Sumber: Tirman

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email

REKOMENDASI
Selengkapnya

TERPOPULER

FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber