× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Polresta Padang Panjang Ciduk Sopir dan Penjual Nasi Pelaku Penyalahgunaan Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2020
Polresta Padang Panjang Ciduk Sopir dan Penjual Nasi Pelaku Penyalahgunaan Sabu
Pelaku dan barang bukti sabu.

Eka putra, SE for Tanah Datar 1

PADANG PANJANG -- Satuan Narkoba kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Shabu, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 09.30 Wib.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo membenarkan bahwasanya pelaku atas nama inisial JS (26), pekerjaan penjual nasi dan MHY (24), pekerjaan sopir, ada menyimpan, memiliki dan menguasai narkotika Gol I jenis shabu.

Kejadian bermula pada saat personil Sat Res Narkoba Polres Padang Panjang mendapatkan Informasi bahwasanya ada dua orang yang memiliki, menyimpan Narkotika Golongan I jenis Shabu, selanjutnya Personil Sat Res Narkoba Polres Padang Panjang melakukan pencarian terhadap dua) orang tersebut dan ditemukan sedang berada di pinggir jalan depan heler padi Banda Panjang Jorong Batang Gadih Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Selanjutnya Personil Sat Res Narkoba Polres Padang Panjang menghentikan 2 (dua) orang tersebut yang kemudian diketahui bernama JS dan MHY.

Dan selanjutnya Personil Sat Res Narkoba Polres Padang Panjang melakukan penggeledahan terhadap JS dan MHY dan ditemukan 21 paket Narkotika Golngan I jenis Shabu yang dibungkus plastik bening yang dibungkus plastik bening kombinasi kuning yang kemudian dibungkus kertas tisu dan 2 (dua) buah kaca pirek yang terpasang kompeng warna merah di dalam 1 (satu) buah kotak rokok merek Marlboro warna merah di saku depan sebelah kanan sdra MHY.

Selanjutnya JS dan MHY beserta barang bukti dibawa ke mako Polres Padang Panjang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai dengan LP nomor : LP/126/VII/REN.4.2./SPKT UNIT III-2020/Res Pdg Pjg.

Dengan total Barang Bukti Shabu 0,95 gram, dengan pasal yg terapkan Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No 35 Thn 2009, dengan Ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.(Edi Fatra)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email
REKOMENDASI
Selengkapnya
FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber