× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Soal Klaim Minangkabau dan Pernyataan Puan, Buya Gusrizal: Darah dan Nasab Tidak Bisa Menyelamatkan

Sabtu, 05 September 2020
Soal Klaim Minangkabau dan Pernyataan Puan, Buya Gusrizal: Darah dan Nasab Tidak Bisa Menyelamatkan
Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa (Foto: dok. Istimewa)

PADANG -- Menyikapi klaim Puan Maharani keturunan Minangkabau dan pernyataan Sumbar tidak pancasilais, Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa angkat suara.

Buya Gusrizal Dt Palimo Basa, Sabtu (5/9/2020) kepada MinangkabauNews mengatakan, darah dan nasab tak akan menyelamatkan karena Minang bukan hanya ikatan biologis tapi lebih dari itu, ia adalah ikatan ideologis.

"Nilai-nilai Pancasila itu telah menjadi pakaian kehidupan di Minangkabau sebelum ia tersusun menjadi butir-butir dasar negara dalam usulan Muh. Yamin yang bermuara kepada Piagam Jakarta dan disepakati tanggal 18 Agustus 1945," ujar Buya.

"Jadi, puan dan parewa puan tak usahlah berkelit di balik turunan nasab dan kaum. Saya ada dua bait pantun lama untuk menjadi renungan puan dan tuan-tuan," tutur Buya GG.

BELAJAR BERPANTUN

"Jangan hanya sibuk menelisik aliran darah Minang bukan saja ditilik dari talian ibu dan ayah. Apalah lagi tempat lahir dan dimana ketuban pecah," tandas Buya.

"Walaupun pusakamu di kaki Marapi berlurah-lurah.Bila Islam tak menaruh, iman di dadamu juga telah goyah. Jangankan jadi Minang, jadi kabau pun belum tentu sah," ucap Buya.

"Walaupun bersambung talian nasab dan suku, namun engkar dengan petunjuk Allah Penciptamu, Laku Perangaimu pun jauh dari kearifan tanah asalmu. Hilanglah jejak dan bertukarlah gelarmu," katanya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email
polling cagub sumbar
REKOMENDASI
Selengkapnya

FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber