× Home Terkini Hot Topic Terpopuler Kategori Tag Berita Foto Video

Kemendagri Dukung Pengembangan Batik Marlin di Pulau Ngenang Batam

Kamis, 14 Januari 2021
Kemendagri Dukung Pengembangan Batik Marlin di Pulau Ngenang Batam
Kemendagri, Nata Irawan mendukung penuh pengembangan Pulau Ngenang Batam menjadi pusat batik marlin.

MINANGKABAUNEWS, BATAM -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Nata Irawan mendukung penuh pengembangan Pulau Ngenang Batam menjadi pusat batik marlin. Sebagaimana yang selama ini digagas oleh Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi.

"Kita lihat sangat banyak potensi di sini, kalau pulau Jawa sudah biasa membuat batik, tapi kalau ada di Pulau Ngenang tentu sangat luar biasa," kata Nata saat melakukan kunjungan kerja di rumah tenun Pulau Ngenang, Rabu (13/1/2021).

Ia berpesan agar ke depan Pulau Ngenang bisa ditetapkan menjadi kawasan industri. Tentunya ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) ataupun peraturan lainnya.

Pihaknya mengaku juga akan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kementerian terkait lainnya.

"Untuk pengembangan Pulau Ngenang ini memang harus ada perencanaan yang matang," katanya.

Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi mengatakan Pulau Ngenang memang memiliki banyak potensi yang menarik untuk dikembangkan. Saat ini tak hanya kerajinan batik saja tapi juga sudah mengembangkan kerajinan songket.

"Terimakasih kepada masyarakat Pulau Ngenang yang sama-sama mau mengembangkan pulau ini," kata Marlin.

Jangka panjang, Pulau Ngenang dicanangkan akan menjadi kawasan pariwisata. Sebelum pandemi COVID-19 sebenarnya banyak wisatawan yang datang, hanya saja sejak COVID-19 dibatasi karena memang tidak memungkinkan.

"Kenapa saya pilih pulau ini, karena dekat dengan Singapura dan Malaysia," katanya.

Ia juga mengatakan ke depan pihaknya juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat setempat untuk membuat home stay. Sehingga jika nanti sudah normal, wisatawan bisa menginap di home stay yang dikelola masyarakat.

"Akan kita ajari bagaimana masyarakat membuat home stay yang nyaman bagi wisatawan," jelasnya. (Ind)


Editor/Sumber: Indra Gunawan

facebook twitter whatsapp linkedin pinteret email

REKOMENDASI
Selengkapnya

TERPOPULER

FOLLOW US
Redaksi Disclaimer Karir Info Iklan Logo Kontak Pedoman Media Siber